Bukan Sekedar Sosialisasi, Begini Langkah TPP Kecamatan Gempol Siapkan SDM Desa Tekan Stunting Lewat e-Learning P3S 2026

Lingkarpasuruan.com
Tim Redaksi
Lingkarpasuruan.com (Jurnalis)
Lingkarpasuruan.com
Lingkarpasuruan.com Jurnalis

PASURUAN– Pemerintah Kecamatan Gempol bersama Tenaga Pendamping Profesional (TPP) yang terdiri dari Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa, serta Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kecamatan Gempol menyelenggarakan Sosialisasi dan Peningkatan Kapasitas tentang Pembelajaran Menggunakan Modul e-Learning Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (P3S) Tahun 2026 pada Rabu, 21 Oktober 2026. Kegiatan yang bertempat di Aula Pertemuan Kecamatan Gempol tersebut diikuti oleh Kader Pembangunan Manusia (KPM), Kader Posyandu, Admin Desa, serta Tim Pendamping Keluarga (TPK) se-Kecamatan Gempol.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pembukaan dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh seluruh peserta yang hadir. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian sambutan dari Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kecamatan Gempol yang diwakili oleh Randi Saputra, M.Pd., disusul sambutan dari Camat Gempol, Hadi Mulyono, S.H., yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi sebelum sesi seremonial ditutup dengan pembacaan doa.

Baca Juga  BUMDesa Mekarsari Desa Tlogosari Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Usaha Sapi Perah

Pelaksanaan sosialisasi ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di tingkat desa, khususnya bagi KPM, Admin Desa, Tim Pendamping Keluarga, dan Kader Posyandu. Langkah tersebut merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan program pembelajaran mandiri e-Learning Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (P3S) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa.

Dalam arahannya saat membuka acara, Camat Gempol, Hadi Mulyono, S.H., bersama perwakilan Ketua AKD Kecamatan Gempol, Randi Saputra, M.Pd., menekankan pentingnya kesiapan para kader dan perangkat desa dalam mengikuti program pembelajaran mandiri dari Kementerian Desa tersebut. Dukungan dan kolaborasi seluruh unsur di tingkat kecamatan maupun desa menjadi bagian penting agar pelaksanaan modul e-Learning P3S tahun 2026 dapat berjalan optimal.

Kegiatan peningkatan kapasitas ini berjalan lancar tanpa kendala dan memberikan manfaat langsung terhadap kesiapan teknis para peserta di wilayah Kecamatan Gempol. Melalui pembekalan terstruktur, KPM, Admin Desa, Tim Pendamping Keluarga, dan Kader Posyandu memperoleh pemahaman mengenai mekanisme pembelajaran mandiri berbasis digital untuk mendukung upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting di desa masing-masing.

Memasuki sesi inti pascapembukaan, Koordinator Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Gempol, Eko Subakti, M.Pd., memaparkan materi peningkatan kapasitas SDM mengenai pengenalan program pembelajaran mandiri e-Learning P3S serta panduan pembuatan akun Learning Management System (LMS) P3S. Setelah pemaparan materi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab guna memberikan ruang bagi peserta untuk mengonfirmasi prosedur teknis pendaftaran maupun penggunaan akun.

Baca Juga  Sambung Rasa BUMDesa Tosari Bahas Pemeringkatan dan Pengembangan Usaha Desa

Sebagai Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL) dari kegiatan ini, seluruh peserta ditargetkan sudah memiliki akun pembelajaran LMS P3S pada bulan Oktober 2026. Kepemilikan akun tersebut menjadi akses utama bagi setiap peserta untuk mengikuti dan menyelesaikan rangkaian pembelajaran mandiri Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (P3S) Tahun 2026. @ES

Lingkarpasuruan.com
Lingkarpasuruan.com
LingkarPasuruan.com portal berita independen yang menyajikan informasi terkini seputar Pasuruan, desa, pembangunan, pemerintahan, pemberdayaan masyarakat, serta berbagai potensi daerah secara informatif dan terpercaya.
KABAR TERKAIT
BACA JUGA