BUMDesa Mekarsari Desa Tlogosari Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Usaha Sapi Perah

Lingkarpasuruan.com – Kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Mekarsari Desa Tlogosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Kunjungan tersebut dilakukan oleh Tim Tenaga Pendamping Profesional (TPP) yang dikoordinatori oleh Muhammad Khoirul Anam bersama Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Pasuruan, Priyadi dan Deni. Kegiatan ini bertujuan untuk melihat secara langsung perkembangan unit usaha BUMDesa serta dampaknya terhadap perekonomian masyarakat desa.

Dalam kegiatan tersebut, tim monev meninjau satu dari beberapa unit usaha yang dikelola BUMDesa Mekarsari. Salah satu unit usaha unggulan yang menjadi perhatian adalah sektor ketahanan pangan melalui pengembangan usaha sapi perah. Program ini menjadi salah satu motor penggerak ekonomi masyarakat Desa Tlogosari yang mayoritas berprofesi sebagai peternak sapi perah.

Direktur BUMDesa Mekarsari, Ahmad Dedi Figianto, SH, menjelaskan bahwa BUMDesa tidak hanya mengelola usaha sendiri, tetapi juga menjalin kemitraan dengan para peternak lokal. Saat ini terdapat sekitar 200 warga peternak sapi perah yang menjadi anggota dan bermitra dengan BUMDesa dalam pengelolaan produksi susu. Total populasi sapi perah yang dikelola masyarakat mencapai sekitar 1.000 ekor yang tersebar di berbagai wilayah desa.

Produksi susu dari para peternak tersebut mencapai sekitar 7 ton per hari. Untuk mendukung proses pengumpulan dan penyimpanan susu, BUMDesa telah membangun enam unit cooling unit yang tersebar di beberapa titik. Ke depan, BUMDesa menargetkan pembangunan tujuh cooling unit sesuai dengan jumlah tujuh dusun yang ada di Desa Tlogosari sehingga distribusi dan pengelolaan susu dapat semakin optimal.

Susu yang dibeli oleh BUMDesa dari para peternak kemudian disetorkan ke pabrik Nestle sebagai mitra pemasaran. Skema ini memberikan kepastian pasar bagi para peternak sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dari hasil produksi susu masyarakat. Dengan sistem tersebut, peternak mendapatkan harga yang stabil dan proses distribusi menjadi lebih tertata.

Baca Juga  Forum Akhir Tahun BUMDes Glagahsari Tegaskan Kepatuhan Regulasi dan Inovasi Usaha Desa

Kepala Desa Tlogosari, Prayitno, menyampaikan bahwa pemerintah desa juga terus mendukung pengembangan BUMDesa melalui penyertaan modal desa. Penyertaan modal telah dilakukan secara bertahap pada tahun 2021, 2022, dan 2023. Program tersebut juga diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan desa dengan alokasi penyertaan modal BUMDesa serta program pengadaan sapi perah yang berkembang dari 28 ekor pada tahun 2021 hingga mencapai sekitar 100 ekor pada tahun 2023.

Selain itu, BUMDesa Mekarsari juga memfasilitasi kebutuhan pakan ternak bagi masyarakat dengan menyediakan pakan berkualitas dengan harga terjangkau. Kebutuhan pakan ternak di Desa Tlogosari mencapai sekitar 15 ton setiap bulan dan dipenuhi melalui unit usaha BUMDesa. Dari berbagai unit usaha yang dijalankan, BUMDesa Mekarsari berhasil memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Desa (PAD) yang pada tahun 2025 tercatat mencapai Rp212 juta, sekaligus menjadi bukti keberhasilan pengelolaan ekonomi desa berbasis potensi lokal.

Mungkin ada yang menarik

BUMDes Sumber Makmur Mojoparon Kembangkan Budidaya Ayam Petelur dan Puyuh

Bumdesa Margo Makmur Mangguan Kembangkan 50 Kambing Senduro untuk Program Ketahanan Pangan Desa 2025

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *