Pasuruan – Pemerintah Desa Cukurguling melalui BUMDesa Jaya Raya terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong peningkatan perekonomian desa melalui aksi nyata. Salah satunya dengan mengembangkan usaha budidaya bebek petelur yang dilaksanakan di Desa Cukurguling, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, pada Rabu (28/01/2026).
Kegiatan budidaya ini dikelola langsung oleh BUMDesa Jaya Raya Cukurguling dengan jumlah 450 ekor bebek petelur. Dari hasil pemeliharaan tersebut, bebek-bebek tersebut mampu menghasilkan sekitar 220 butir telur setiap harinya, yang menjadi potensi usaha berkelanjutan bagi desa.
Kepala Desa Cukurguling, Bapak Amali, menyampaikan bahwa pengembangan usaha budidaya bebek ini merupakan langkah strategis desa dalam memanfaatkan potensi lokal untuk meningkatkan pendapatan desa sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Direktur BUMDesa Jaya Raya Cukurguling, Mbak Supaeda, menjelaskan bahwa usaha budidaya bebek petelur ini dikelola secara bertahap dan profesional, mulai dari pemeliharaan, pakan, hingga pemasaran hasil telur agar dapat memberikan keuntungan optimal bagi BUMDesa dan desa.
Turut hadir dan memberikan pendampingan, Deni Eko Purwanto, selaku Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Pasuruan, yang memberikan apresiasi atas inisiatif dan keberanian BUMDesa Jaya Raya dalam mengembangkan unit usaha produktif berbasis potensi desa.
Menurut Deni Eko Purwanto, “peningkatan perekonomian bukan hanya retorika, namun juga aksi nyata. Desa pasti bisa jika dikelola dengan perencanaan yang matang dan semangat kolaborasi.” Hal ini menjadi motivasi bagi pengelola BUMDesa dan pemerintah desa untuk terus berinovasi.
Dengan adanya usaha budidaya bebek petelur ini, diharapkan BUMDesa Jaya Raya Cukurguling dapat memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes) serta menjadi contoh bagi desa lain dalam mengembangkan usaha ekonomi produktif dan berkelanjutan.
